**proxied: 20251004-warkah-bebas-dusta.gmi**

Warkah Bebas Dusta

Di bawah sinar piksel, kesunyian menghimpun jejak bisu, cerminan bukti. Mereka menulis tentang luka, menjahit kembali ingatan dengan ungkapan rapi.

Surat-surat tersembunyi muncul satu persatu, bisikan kecil bergema melintasi ruang tanpa sempadan, diterangi hanya oleh kebenaran.

Di kota, mural merekah seperti tunas; gambar menolak lupa. Di pelabuhan, lagu-lagu bertemu, mengikat tangan yang jauh dalam simpulan.

Tiada dering senjata, hanya naskah menyingkap pintu lama nan terkunci. Mata yang dahulu buta, kini mulai menyingkap kenyataan.

Perjanjian legasi dibuka, kata demi kata disinari cahaya. Mereka yang rebah menemukan wadah, penguasa, menanggung berat pantulan resah.

Malam panjang menyalakan harapan, rantai berita menjalin jambatan; kepalsuan terkikis perlahan, keadilan muncul tak mampu diabaikan.

Kekejaman menjadi asing, menyusup jarak di antara insan, namun hakikat kekal tak kenal lelah. Sunyi kebencian, dunia cedera, menemukan reda.
..

**Mastabah. Jam-1824. (2025-okt-4th)**

Return to Capsule Index