**proxied: 20250825-born-no-graphy.gmi**

“Born No-Graphy”

Kota berkelip, lampu palsu menembus gelap malam;
lensa menelan tubuh, jiwa perlahan-lahan berubah menjadi piksel.
Senyum terpaku, gelak dipentaskan, selendang kain terurai.

Hujan menampar jalan, menyapu sisa janji yang membeku.
Lingkaran terus berputar, pusaran laut menyerap sinar senja;
roda berdengung—tiada mula, tiada penamat.

Bangunan retak, bayang-bayang menjerit di celah-celahnya.
Angin menari, membisik aroma harapan yang mulai reput.

Langit pecah; serpihan sinar menimpa bumi.
Kota terbelah, menelan dirinya sendiri,
sementara bayang-bayang menari, bebas, liar—tanpa penjara.
..

**ilusiploitasi. 1802. (2025-Aug-25th)**

Return to Capsule Index