**proxied: 20230512-dalam-teduhan-kenangan.gmi**
Dalam Teduhan Kenangan
Kaki berpijak longlai, lalu menapak perlahan, sebelum melangkah dan menghentak lantai yang merekah. Bumi berpayung kapas putih, bulan masih sudi menyapa, seolah lupa pagi sudah lama tiba. Angin beralun, membawa dingin, sebelum mentari memanjat tinggi, membakar separuh hari.
Di bawah teduh pohon yang renta, bayang tubuh berdiri diam. Mata menatap jauh ke hadapan, tetapi hati tertinggal di belakang. Ah, suara kalbu bergema lagi. Katanya—dia rindukan kisah yang belum pasti.
Langkah mencari, jejak terpadam, namun kenangan tetap bernyawa. Resah berulang, ragu berpanjang, tetapi waktu tak pernah menunggu. Maka biarlah bayang semalam berlalu, biarlah pagi menyambut yang baru.
**kesamaran. (2023-may-12th)**